Menggugat Kenangan

Malam ini aku menggugat kenangan

Terkapar di lantai sajak-sajak bodoh yang pernah kuukir untuk dia,

Dia yang pernah kau benci, terbuka di lembaran akhir tulisan masa lampau

Dia yang pernah kucinta dan kemudian namanya mati terbunuh diujung pena

 

Kau berhasil,

obsesi dan keinginanmu menaklukan kenangan tentang dia

Sekian lama kisahnya mati di bagian terakhir buku kenangan

Dia sempat menjadi labuhan cinta dan obsesiku, kemudian karam

 

Malam ini aku menggugat kenangan

Banyak kata kutulis untukmu hanya untuk menggugat kenangan

Kemudian menggantung tak jelas

 

Yah, malam ini aku hanya ingin menggugat kenangan.

Hanya itu.

Salatiga, 22 Mei 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s