PRA-PASKAH MATINYA HATI

Aku bersiap  menyapu sampah-sampah yang masih menumpuk di sudut hatiku

Membersihkan semua noda dengan pembersih yang sudah lama terselimuti  dengan debu hidup

Kemudian tiba-tiba saja terlintas

Masih maukah hilang semua noda tersebut dari dasar alas hati ini

Atau mungkin pertanyaannnya adalah masih maukah hati ini melepas semua noda ini

Atau mungkin lebih baik aku biarkan begitu saja semua onak  duri bahkan sampah ini menutupi semuanya?

Jujur saja diriku hanya  manusia yang tak pernah lepas dari segala kebingungan, ketakutan atau bahkan keputus-asaan yang melingkari setiap jalan nasib manusia  biasa

Aku tak pernah berharap menjadi  Superman yang dengan mudahnya menyelamatkan sebuah kota hingga akhirnya satu kota itu pun memuja-muja dia, mengagungkan dia .

Ku hanya manusia biasa yang tak lepas dari semua kedagingan manusia biasa pula

Ku tak bisa lepas dari segala kebingungan ini

mungkin  orang-orang bijak atau sok bijak mencoba melihat dengan mata hatinya bahwa hidup selalu terbagi menjadi 2, baik dan buruk, senang dan sedih, atau bahkan TUHAN dengan IBLIS

tapi aku sekarang melihat dengan mata nurani bahwa hidup bukan cuma terbagi menjadi 2, tapi sejuta pilihan

kuharus memilih pilihan itu?

biarkan pilihan itu memilih aku?

biarkan kisah lain yang membuat pilihan?

biarkan pilihan itu membuat sebuah kisah lain?

Dan masih banyak lagi pilihan untuk beberapa pilihan lainnya

Jujur saja, aku bingung di dalam pilihan-pilihan ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s